free page hit counter
Opini

Lahan Subur Intoleransi

Kebebasan dalam lingkungan sosial mendorong masyarakat berani dalam menunjukkan jati diri danbersuara, baik individu maupun kelompok. Negara telah memberikan kebebasan masyarakatnya dalamberekspresi dan yang dapat dengan mudah kita lihat ialah kebebasan dalam ranah gender, politik,budaya, dan agama. Orang-orang mulai bangga dan fanatik dengan kebebasan yang mereka pilih.

Untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan hubungan antar individu maupun kelompok,dibutuhkan toleransi. Sikap menenggang rasa, membiarkan pandangan yang berbeda, dan mengizinkanorang lain melakukan sesuatu. Namun perlu diperhatikan tantangan dalam toleransi ialah intoleransi.

Sebagai Negara dengan keberagaman ras, suku, budaya, agama dan golongan. Indonesia sangatmembutuhkan banyak energi toleransi. Masyarakat yang benar-benar mewujudkan sikap toleransidalam lingkungan sosialnya. Dikarenakan perbedaan yang sedari awal memang dimiliki oleh Negara,akan sangat mudah memicu konflik antar ras, suku, budaya, agama, dan golongan. Seperti yang baru-baru saja terjadi di Kabuaten Tolikora, Papua yang turut memicu ketegangan daerah-daerah lain diIndonesia.

Sisi Gelap Toleransi

Perlu kita ingat kembali, tantangan dalam toleransi ialah intoleransi. Banyak sekali motif yang dapat mendasari intoleransi terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu diperlukan suatu sikap yang dapat menggerus sisi gelap toleransi ini. Negara juga harus bercermin serta belajar dari bangsa ataupun Negara lain yang hancur dikarenakan perpecahan, seperti Suriah yang hancur karena perang saudara.

Di Indonesia, intoleransi tumbuh menggunakan nama demokrasi atau kebebasan berekspresi. Dalam beberapa waktu belakangan ini, berbagai kecaman serta perselisihan kelompok mayoritas terhadap kelompok minoritas sering bermunculan, intoleransi antar umat beragama, dan bentrokan langsung baik itu yang diberitakan oleh media nasional maupun tidak.

Sangat terlihat jelas kegelapan yang tersembunyi dibalik toleransi. Namun hal seperti sebenarnya dapat kita atasi denga sikap yang lebih bijak dan tepat.

Penyangga individu

Masyarakat Indonesia perlu memahami lagi, eksistensi Negara Indonesia yang lebih banyak dikenalsebagai Negara dengan keberagaman suku serta budayanya. Untuk menjaga eksistensi tersebut,masyarakat perlu difasilitasi oleh Negara, dalam hal ini diatur dalam hukum dan undang-undang. Baik itutertulis maupun tersirat dan diperlukan pula kerjasama antar masyarakat untuk menjaga keutuhanNegara dan pilar-pilarnya.

Negara Indonesia dengan keberagamannya merupakan Negara konstitusi yang menjadi penyanggaindividu atau masyarakatnya dalam berdemokrasi baik memeluk agama ataupun melestarikan budayanya. Dengan tindakan yang tepat oleh pemerintah, intoleransi yang terjadi atau tersembunyi dibalik masyarakat akan dengan mudah diatasi. Sikap gotong royong masyarakat yang turut andil dalam toleransi di lingkungan sosial akan membantu menciptakan harmonisasi bangsa dan Negara.

Masyarakat yang kekurangan akan kadar toleransi akan menjadi substrat yang subur bagi tumbuh dan berkembangnya intoleransi. Jika hal ini dibiarkan sudah pasti akan merusak prinsip-prinsip demokrasi, perpecahan serta penguatan intoleransi akan terjadi sehingga pemikiran maupun tindakan intoleranserta radikal akan dengan sangat mudah terjadi. (asn)

Join The Discussion