free page hit counter
Opini

Presidensi G20 yang Sedang Berlangsung dan Manfaatnya Bagi Indonesia

Indonesia diberi kesempatan sebagai tuan rumah atau Presidensi G20 tahun 2022 melalui serah terima yang dilaksanakan pada kOnferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Roma, Italia pada Oktober 2021 lalu.

Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT yang diselenggarakan di Roma, Italia pada Oktober 2021 menghasilkan suatu keputusan dan pada kesempatan tersebut Indonesia didapuk untuk menjadi tuan rumah atau Presidensi G20 di tahun 2022.

Serah terima diberikan langsung oleh Italia yang membuat Indonesia sebagai negara ke-5 di Asia yang menjadi tuan rumah KTT G20 setelah Korea Selatan pada tahun 2010, China pada Desember 2015 – November 2016, Jepang pada Juni 2019, Arab Saudi pada Desember 2019 – November 2020 dan tahun ini akan diselenggarakan di Indonesia, dikutip dari kompas.com pada (01/11/21).

Pemerintah Indonesia menyambut baik tanggung jawab yang diberikan sebagai Presidensi G20 di tahun ini. Kegiatan ini merupakan gebrakan yang baik bagi pemulihan perekonomian dan sosial masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Tema yang diangkat oleh Indonesia ialah “Recover Together, Recover Stronger” yang bermakna sebagai ajakan bagi seluruh dunia untuk dapat saling bahu-membahu dan mendukung pemulihan kehidupan bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Diketahui pula, Indonesia akan memegang kepercayaan sebagai tuan rumah G20 selama satu tahun, terhitung muali 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang. Jadi, tahun ini merupakan tahun inti bagi Indonesia untuk melaksanakan serangkaian program dari G20. Berikut manfaat yang diperoleh Indonesia sebagai Presidensi G20 :

  1. Presidensi G20 yang diselenggarakan di tengah Pandemi dan Indonesia yang diberi kepercayaan untuk memegang penuh KTT, membuktikan persepsi dunia yang baik atas keadaan perekonomian Indonesia terhadap krisis yang sedang terjadi. Dalam arti lain, respon yang baik oleh negara luar terhadap perkembangan Indonesia di masa pandemi.
  2. Penyelenggaraan KTT ini menjadi satu pengakuan atas status negara Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat perekonomian yang cukup besar dan berpengaruh pada perekonomian dunia. Selain itu ini juga mempresentasikan perkembangan yang dialami oleh sebagian negara berkembang serupa.
  3. Merupakan momentup satu kali dari setiap generasi atau bisa dikatakan 20 tahun sekali, menjadikan Presidensi G20 ini sebagai ladang yang harus dimanfaatkan dengan baik. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah mempercepat perkembangan dan memajukan perekonomian bangsa melalui berbagai aktvitas ekonomi mikro maupun makro.
  4. Indonesia juga dapat menggerakkan agenda pembahasan G20 pada proses pendukungan yang berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian negara. Artinya, Indonesia dapat melobi secara langsung pembahasan khusus untuk memajukan perekonomian negara kita.
  5. Hal yang penting ialah menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan negara di kancah Internasional, khususnya dalam topik pemulihan ekonomi global.
  6. Indonesia menjadi negara yang akan diperhatikan oleh dunia internasional. Fokus utama dunia dalam aktivitas ekonomi dan keuangan dunia. Hal ini bisa dijadikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh Indonesia dalam penanganan perekonomian pasca pandemi.
  7. Tidak boleh ketinggalan juga, G20 ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia di kancah internasional, sehingga diharapkan dapat membantu pergerakkan ekonomi nasional.

Demikian pembahasan khusus mengenai Presidensi G20 yang tengah berlangsung dan sejumlah manfaat bagi negara Indonesia. Melalui kegiatan ini, kita sebagai masyarakat pun tidak boleh melewatkannya begitu saja tanpa ikut berperan serta dalam mensukseskan kegiatan, terutama dalam tujuan pemulihan perekonomian negara.

A Sofyan NA

Referensi : Berbagai Sumber

Indonesia diberi kesempatan sebagai tuan rumah atau Presidensi G20 tahun 2022 melalui serah terima yang dilaksanakan pada kOnferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Roma, Italia pada Oktober 2021 lalu.

Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT yang diselenggarakan di Roma, Italia pada Oktober 2021 menghasilkan suatu keputusan dan pada kesempatan tersebut Indonesia didapuk untuk menjadi tuan rumah atau Presidensi G20 di tahun 2022.

Serah terima diberikan langsung oleh Italia yang membuat Indonesia sebagai negara ke-5 di Asia yang menjadi tuan rumah KTT G20 setelah Korea Selatan pada tahun 2010, China pada Desember 2015 – November 2016, Jepang pada Juni 2019, Arab Saudi pada Desember 2019 – November 2020 dan tahun ini akan diselenggarakan di Indonesia, dikutip dari kompas.com pada (01/11/21).

Pemerintah Indonesia menyambut baik tanggung jawab yang diberikan sebagai Presidensi G20 di tahun ini. Kegiatan ini merupakan gebrakan yang baik bagi pemulihan perekonomian dan sosial masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Tema yang diangkat oleh Indonesia ialah “Recover Together, Recover Stronger” yang bermakna sebagai ajakan bagi seluruh dunia untuk dapat saling bahu-membahu dan mendukung pemulihan kehidupan bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Diketahui pula, Indonesia akan memegang kepercayaan sebagai tuan rumah G20 selama satu tahun, terhitung muali 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang. Jadi, tahun ini merupakan tahun inti bagi Indonesia untuk melaksanakan serangkaian program dari G20. Berikut manfaat yang diperoleh Indonesia sebagai Presidensi G20 :

  1. Presidensi G20 yang diselenggarakan di tengah Pandemi dan Indonesia yang diberi kepercayaan untuk memegang penuh KTT, membuktikan persepsi dunia yang baik atas keadaan perekonomian Indonesia terhadap krisis yang sedang terjadi. Dalam arti lain, respon yang baik oleh negara luar terhadap perkembangan Indonesia di masa pandemi.
  2. Penyelenggaraan KTT ini menjadi satu pengakuan atas status negara Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat perekonomian yang cukup besar dan berpengaruh pada perekonomian dunia. Selain itu ini juga mempresentasikan perkembangan yang dialami oleh sebagian negara berkembang serupa.
  3. Merupakan momentup satu kali dari setiap generasi atau bisa dikatakan 20 tahun sekali, menjadikan Presidensi G20 ini sebagai ladang yang harus dimanfaatkan dengan baik. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah mempercepat perkembangan dan memajukan perekonomian bangsa melalui berbagai aktvitas ekonomi mikro maupun makro.
  4. Indonesia juga dapat menggerakkan agenda pembahasan G20 pada proses pendukungan yang berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian negara. Artinya, Indonesia dapat melobi secara langsung pembahasan khusus untuk memajukan perekonomian negara kita.
  5. Hal yang penting ialah menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan negara di kancah Internasional, khususnya dalam topik pemulihan ekonomi global.
  6. Indonesia menjadi negara yang akan diperhatikan oleh dunia internasional. Fokus utama dunia dalam aktivitas ekonomi dan keuangan dunia. Hal ini bisa dijadikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh Indonesia dalam penanganan perekonomian pasca pandemi.
  7. Tidak boleh ketinggalan juga, G20 ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia di kancah internasional, sehingga diharapkan dapat membantu pergerakkan ekonomi nasional.

Demikian pembahasan khusus mengenai Presidensi G20 yang tengah berlangsung dan sejumlah manfaat bagi negara Indonesia. Melalui kegiatan ini, kita sebagai masyarakat pun tidak boleh melewatkannya begitu saja tanpa ikut berperan serta dalam mensukseskan kegiatan, terutama dalam tujuan pemulihan perekonomian negara.

A Sofyan NA

Referensi : Berbagai Sumber

Join The Discussion