free page hit counter
Uncategorized

Ikon Wisata Sulawesi Selatan : Pantai Losari Andalan Warga Kota Makassar

Apa yang dipikiran kalian jika mendengar kata Makassar?, mungkin makanan yang terkenal seantero Indonesia yaitu coto Makassar. Tapi saya disini tidak membahas tentang makanan, disini saya akan membahas tentang keindahan alam tanah Makassar, salah satunya Pantai Losari.

Pantai ini terletak di bagian barat kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.  Ada beberapa ciri khas khusus yang dimiliki oleh Pantai Losari, mulai dari pemandangan yang dapat memanjakan mata hingga beragam kuliner yang mampu menggoyangkan  lidah. Maka dari itu Pantai Losari dijadikan ikon wisata andalan oleh kota Makassar.

Terlepas dari keindahan alami maupun non alami, ternyata pantai ini memiliki sejarah yang terbilang unik, Dahulu Pantai Losari merupakan sebuah pasar ikan yang beroperasi di pagi dan siang hari. Di sore dan malam hari, Pantai Losari dipenuhi dengan pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan, terutama khas Makassar yang dikenal dengan pisang epek.

Pada tahun sekitar 1945, Pantai Losari mulai dilirik oleh pemerintah dengan adanya pembangunan lantai dasar beton sepanjang 910 meter digagas oleh Pemerintah Wali Kota Makassar, DM Van Switten (1945-1946). Beton ini sengaja dipasang guna mencegah ombak besar dari selat Makassar menerjang langsung fasilitas umum di sepanjang pantai.

Selain asal-usul Pantai Losari, apakah kalian tidak penasaran dengan arti Losari ? Apakah LOSARI itu berasal dari aksara lontarak atau bahasa Belanda…?

Sampai saat ini makna dari kata Losari tidak diketahui pasti bermakna apa, tetapi dalam satu pemahaman, “los” dan “ari” bisa dimaknai sebagai kawasan lepas yang terselubung oleh dua lapisan utama. Sebagai uraian harfiah makna kata “los” dalam konteks kejawaan, berarti terlepas atau udar. Mengingat bahwa kawasan pantai dulunya adalah tempat berjualan. Sedangkan untuk kata “ari” bermakna pembungkus, seperti yang dimaknakan pada kata “ari-ari”.

Oke, mari kita move on dari asal-usul Pantai Losari. Bagi kalian yang baru pertama kali ke Pantai Losari, tidak perlu khawatir atau kesulitan menjangkau lokasinya.

Pantai ini terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, dari bandara Hasanuddin Makassar, pantai ini dapat dicapai dengan waktu jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan umum. Namun jika anda melewati jalan tol, perjalanan bias lebih isingkat hingga 20 menit.

Secara khusus, pantai ini tidak menentukan jam buka dan jam tutup karena memang terbuka untuk umum, jadi anda bisa datang kapan saja tanpa khawatir jam operasional. Biasanya, pengunjung dating ke Pantai Losari sekitar pukul 3 sore hingga 9 malam. Di waktu tersebut pengunjung bisa menikmati matahari tenggelam sekaligus bersantai dan mengobrol pada malam harinya.

Tidak hanya menikmati sunset atau sekedar mengobrol santai tapi anda juga dapat melakukan beberapa kegiatan yang menarik, berikut adalah kegiatan yang pantang anda lewatkan jika ingin ke Pantai Losari :

1. Mampir Ke Pulau Samalona

Hal yang sangat disayangkan jika terlewat saat berkunjung di Pantai Losari ialah berkunjung ke Pulau Samalona. Akses menuju Pulau Samalona sangatlah mudah dan tidak memerlukan waktu lama untuk bisa sampai kesana. Anda cukup datang ke Dermaga Kayu Bangkoa, 10 menit dari Pantai Losari dan menyewa perahu bersama rombongan.

Sekitar 30 menit perjalanan menggunakan perahu, Anda akan disambut dengan pulau indah yang dikelilingi pasir putih dengan air laut yang jernih. Bagi Anda yang sangat menggemari kegiatan snorkeling, Pulau Samalona tentu dapat menjadi pilihan yang tepat.

2. Berburu Kuliner Khas Makassar

Lelah berkeliling menyusuri pantai. Anda dapat bersantai sembari menikmati berbagai makanan khas kota Makassar di sepanjang Pantai Losari. Penggemar jajanan manis wajib banget nih mencoba Pisang Epe, merupakan sajian pisang yang dibakar kemudian diberi toping gula merah encer dan parutan kelapa atau Anda bisa meminta toping tambahan lainnya.

Setelah menikmati makanan manis, anda dapat menemukan sajian Coto makassar yang membuka lapak disekitar Pantai Losari.

3. Masjid Terapung

Pantai Losari juga memiliki tempat wisata non alam atau fasilitas yang sengaja dibuat oleh manusia sebagai bentuk adaptasi kenyamanan, untuk menikmati pantai yang lebih modern. Disana dibangun Masjid terapung yang disebut masjid Amirul Mukminin. Pendirian masjid Amirul Mukmin merupakan gagasan dari walikota untuk memperkaya landmark di kota Makassar

Dan yang tak kalah membanggakan lagi, pada 17 Agustus 2021 lalu sejumlah anggota TNI, Polri dan nelayan setempat membentangkan bendera merah putih di perairan Pantai Losari. Hal ini dilakukan dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter sebagai kegiatan mempertingatu HUT Kemerdekan ke-76 Republik Indonesia.

Pantai Losari merupakan destinasi wisata yang wajib anda kunjungi jika berlibur ke Makassar. Dan tentu saja anda tidak boleh melewatkan berfoto di tulisan Pantai Losari yang besar karena tempat tersebut menjadi spot favorit para pengunjung. *rl

Sumber :

Titani. 2021. GotravelaIndonesia. Diakses pada 14 September 2021, dari https://www.gotravelaindonesia.com/pantai-losari/

Violani. (2013, 30 Maret). Kaskus. Diakses pada 14 September 2021, dari https://www.kaskus.co.id/thread/5156b1215b2acf2a13000007/sejarah-pantai-losari-beserta-teka-tekinya

Join The Discussion