Uncategorized

Ideologi Terbaik bagi Generasi yang Baik

Dunia tengah menghadapi sebuah tantangan yang sangat rumit. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menghasilkan sebuah tren peradaban yang amat radikal. Pergerakan masyarakat yang tinggi dan pola kehidupan bermasayarakat yang semakin terhubung dengan dunia luas membawa dampak tersendiri bagi negara dan bangsa.

Ideologi Transnasional sebagai bentuk tren baru di peradaban manusia sekarang. Ideologi ini merupakan fenomena sosial serta hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan, akibat hubungan manusia antar benua dan batas perekonomian serta sosial yang semakin pudar. Dapat juga diartikan sebagai kelahiran pola pikir masyarakat akibat benturan kebudayaan dunia.

Generasi Muda yang Rentan

Berkembang di era serba teknologi dan kemudahan interaksi melalui jaringan internet, generasi muda masa kini rawan sekali terpapar oleh ideologi semacam ini. Ideologi yang dianggap dapat menjadi jalur khusus kemajuan teknologi untuk dapat menghancurkan generasi muda Indonesia. Jika salah dalam mengartikan manfaat teknologi atau terbuai dalam arusnya, tamatlah riwayat generasi selanjutnya.

Generasi muda atau kaum milenial merupakan aset berharga bangsa yang pola pikirnya masih perlu dibentuk sedemikian rupa. Hal ini bukanlah sesuatu yang tanpa ada dasar dan tujuannya, para pahlawan di masa lalu sudah memikirkan jauh bagaimana kehidupan negara di masa mendatang. Berharap generasi selanjutnya dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan memimpin bangsa menuju masa depan yang gemilang.

Masyarakat modern memerlukan filter yang kuat terhadap berbagai perkembangan ideologi yang merusak. Seperti paham fundamentalisme yang juga merupakan bentuk dari paham individualisme, paham ini merupakan sebuah gerakan yang pada aksinya seringkali berbenturan dengan kelompok lain yang sebenarnya memiliki tujuan atau pendirian serta kepercayaan yang sama.

Dalam contoh yang lebih modern mengikut gaya hidup milenial sekarang. Kita bisa ambil contoh hater atau pembenci pada sesuatu atau seseorang. Kelompok-kelompok pembenci ini tidak akan pernah menyukai atau terkadang bersikap arogan serta menafsirkan kebenciannya melalui platform manapun.

Hal seperti itu sering terjadi akibat pemikiran penganutnya selalu dianggap benar, tidak memedulikan kelompok lain. Tidak ada namanya mayoritas dan minoritas, intinya kuat pada pendirian, meskipun itu salah. Hal ini tentu saja akan menjatuhkan mental serta melahirkan perseteruan berlanjut, kelompok-kelompok pinggiran pun akan ikut ke dalam kelompok-kelompok bersteru.

Sederhana, namun merusak secara perlahan dan beberapa orang memang tak menyadarinya. Sekadar terbuai akan kenikmatan gaya hidup di era super canggih. Pembentukan ulang mental generasi muda memang sangat diperlukan. Menyatukan serta menjadikan seluruh milenial bersinergi untuk kepentingan bersama, merupakan PR terbesar rakyat Indonesia. Namun, tokoh utama dalam perombakan ini ialah generasi muda.

Paham Utama Kehidupan

Bagian yang paling ekstrem dari kehidupan masyarakat masa kini. Seandainya saja paham Transnasional disandingkan dengan paham utama negara Indonesia, ideologi Pancasila yang merupakan cerminan dari perdamaian, keimanan, ketaqwaan, keadilan, kesetaraan, keselarasan, keberadaban bermufakat, kebijaksanaan, kesejahteraan, persatuan dan kesatuan. Apakah paham Transnasional dapat memfasilitasi ideologi Pancasila?

Hal yang paling mungkin terjadi ialah memperkaya keanekaragaman yang dimiliki oleh negara Indonesia. Lebij membuka peluang  bagi dakwah atau kampanye-kampanye keagamaan, budaya, politik serta ragam kekayaan negara Indonesia pada dunia. Singkatnya, mengekspose secara terbuka apa yang dimiliki negara kita pada dunia luar.

Tentu saja bukan menjadi hal paling buruk bagi negara, namun paham yang akan terbentuk akan sangat memengaruhi kebijakan bernegara serta politik Indonesia. Kemudian memunculkan pandangan akan eksistensi diri manusia yang bergantung pada harkat martabatnya sebagai makhluk yang berakal. Artinya, persaingan menjadi topik utama kedepannya.

Sementara itu, Ideologi Pancasila mengajarkan kita untuk tetap merasa setara dan menjunjung tinggi rasa adil dan beradab. Kedaulatan rakyat yang diimplementasikan melalui kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Tujuan utamanya ialah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk kesejahteraan perorangan atau golongan tertentu.

Generasi muda pun memiliki PR yang banyak dalam membentuk jiwa-jiwa pancasila, kecintaan terhadan bangsa dan negara serta sikap nasionalisme merupakan result yang harus dimiliki oleh generasi sekarang.

Pertentangan antara kemajuan teknologi dan juga kebutuhan manusia akan paham yang lebih baik, tak dapat dihindari atau tak diindahkan begitu saja. Bukan mengikut arus, namun menyusuri arus yang jeram dan tetap memerhatikan sekitar serta meneguhkan tujuan yang tepat.

Yang muda beraksi dan yang muda harus turut mengambil banyak peran. Ideologi itu dipegang kokoh, Cerdas memahami keadaan dan meningkatkan daya tangkal dari ideologi transnasional penting agar setiap perkembangan jaman yang bersinggungan dengan sentiment primordial tidak merusak persatuan dan kerukunan di dalam negeri. *fyn

Join The Discussion