Opini

Serangan Virus Radikalisme di Tengah Masa Pandemi

Penyebaran virus Covid-19 masih terjadi di Indonesia dan mencatat angka yang cukup tinggi, hingga total kasus positif ialah 3.409.205 per tanggal 2 Agustus 2021. Dua tahun sudah pandemi ini terjadi dan mengubah seluruh hidup masyarakat dunia. Berbagai dampak negatifnya pun terus bermunculan.
Dampak negatif yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu sektor perekonomian saja, namun juga merusak tatanan kehidupan masyarakat, menggeser hampir seluruh aktivitas keseharian masyarakat yang semula lebih banyak aktif dengan interaksi secara tatap muka. Namun, kini masyarakat dibiasakan untuk menggunakan teknologi digital apabila ingin berinteraksi satu sama lain.

Interaksi individu maupun komunitas dilakukan secara daring atau online. Hal ini pun tentunya membawa tren terbaru di kehidupan masyarakat dan aktivitas ini juga dimanfaatkan oleh beberapa oknum. Salah satunya digunakan sebagai wadah penyebaran virus radikalisme melalui jejaring media sosial, internet.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar, mengungkapkan bahwa di masa pandemi seperti ini justru membuat pergerakan kelompok terorisme semakin masif dalam menyebarkan narasi hingga rekrutmen bahkan pendanaan kelompok yang dilakukan melalui internet.
Di masa pandemi ini tidak hanya virus Covid-19 yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, melainkan juga virus radikalisme dan terorisme yang dapat menjangkiti siapa saja pada masa ini. Mengenali serta mengetahui narasi radikalisme menjadi sangat penting untuk dilakukan oleh seluruh masyarakat, karena radikalisme termasuk virus yang berbahaya.

Aksi terorisme dan bentuk dari radikalisasi tidak hanya sekadar ajakan untuk melakukan tindak kekerasan, namun juga berupa ajakan atau arahan untuk saling membenci yang menyebabkan perpecahan bahkan dorongan ketidakpercayaan publik pada negara. Oleh karena itu, selain meningkatkan imunitas tubuh, masyarakat juga perlu meningkatkan daya tahan mental serta nalar untuk melawan penyebaran virus radikalisme di masa pandemi.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa hakekat manusia ialah bermanfaat bagi manusia lainnya. Pada masa ini, sebaiknya kita saling menjaga dan mengingatkan orang lain dengan menyebarkan pesan positif dan memberikan wawasan pada sesama akan bahaya virus radikalisme, utamanya penyebaran virus radikalisme di media sosial.
Narasi-narasi kelompok radikal yang menyebar di masa pandemi ini merupakan hal yang tak dapat disepelekan. Berbagai dampak negatif akan timbul apabila kita tidak mengindahkan masalah ini.
Pada masa inilah menjadi momen bagi masyarakat serta pemerintah untuk bersatu dan menanggulangi wabah virus Covid-19 dan memerangi virus radikalisme yang semakin mengkhawatirkan. *fyn

Join The Discussion