Berita

Keberangkatan Jemaah Haji Dibatalkan oleh Kemenag

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan sebuah pernyataan dalam Konferensi Pers terkait pelaksanaan ibadah haji dan disiarkan langsung pada akun Instagram Kementerian Agama,. Kamis
(3/6/21). “Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor
660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada
Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriyyah 2021 Masehi,” ujar Menag
“Ini bahkan tidak hanya berlaku bagi Indonesia, namun semua negara, jadi sampai
saat ini memang belum ada negara yang mendapat kuota haji, karena
penandatangan nota kesepahaman belum dilakukan,” lanjutnya.

Menag menjelaskan, kondisi ini berdampak pada persiapan penyelenggaraan
ibadah haji. Sebab berbagai persiapan yang sudah dilakukan, belum dapat
difinalisasi. Untuk layanan dalam negeri, misalnya kontrak penerbangan,
pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), penyiapan dokumen perjalanan,
penyiapan petugas, dan pelaksanaan bimbingan manasik, semuanya baru bisa
diselesaikan apabila besaran kuota haji sudah diterima dari Arab Saudi.
Menag menjelaskan, bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji kemungkinan
besar dibatalkan. Hal ini disebabkan oleh berbagai persiapan yang belum dapat
terselesaikan. Seperti layanan dalam negeri, misalnya kontrak penerbangan,
pelunasan biaya haji, dokumen perjalanan, kesiapan petugas dan pelaksanaan
bimbingan manasik, semuanya dapat segera diselesaikan apabila besaran kuota
haji dari Indonesia telah disampaikan oleh pihak otoritas Arab Saudi.

Hal serupa pun dialami oleh pelayanan persiapan di Arab Saudi, baik akomodai,
konsumsi maupun transportasi, belum dapat diselesaikan karena belum adanya
kepastian besaran kuota haji serta skema penerapan protokol kesehatan selama
pelaksanaan haji.

Menag menyampaikan simpati kepada seluruh jemaah haji yang terdampak
pandemi tahun ini. Kemenag telah menyiapkan posko komunikasi di Direktorat
Jenderal Penyelenggaraan haji dan Umrah (Ditjen PHU) untuk mempermudah
masyarakat mendapatkan informasi. Kemenag juga tengah menyiapkan WA
Center yang siap dirilis dalam waktu dekat.

“Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera
usai,”

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

(*fyn)

Join The Discussion