Opini

Haji 2021 : Indonesia Tak Dapat Kuota Jemaah Haji

Masih dalam masa pandemi Covid-19, pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali pelaksanaan ibadah haji 2021 untuk calon jemaah haji dari berbagai negara.

Belakangan diketahui, pemerintah Arab Saudi membuat kebijakan yang memperketat penerimaan jemaah haji 2021 dan merupakan usaha untuk melindungi serta menjamin keamaanan jemaah dari penularan virus pandemi. Imbasnya, Indonesia tidak kebagian jatah jemaah haji dalam agenda haji tahun ini.

Tim Mitigasi Haji Kemenag pun menyampaikan bahwa tenggat pelaksanaan penyelenggaraan persiapan haji telah melewati batas akhir pada 25 Mei lalu. Hal ini disebabkan belum adanya kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait kuota jemaah haji untuk Indonesia dan bahkan info terakhir yang di dapat ialah tidak adanya penerimaan jemaah haji yang berasal dari Indonesia.

“Pemerintah melalui Kementerian Agama menerbitkan keputusan Menag RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriyyah 2021 Masehi,” ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas yang disampaikan dalam konferensi pers dan disiarkan langsung pada akun Instagram Kementerian Agama, Kamis (3/6/21).

Sampai saat ini dilaporkan hanya sebelas negara yang mendapatkan izin untuk masuk wilayah Arab Saudi dan melaksanakan ibadah haji 2021. Diketahui pula, alasan Indonesia tidak mendapatkan kuota untuk beribadah haji 2021 ini ialah soal vaksin yang digunakan di Indonesia.

Pihak kerajaan Arab Saudi hanya menerima jemaah haji yang mendapatkan vaksid Covid-19 dari vaksin yang sudah menerima Emergency Use Listing Procedure (EUL) dari WHO. Jenis vaksin yang diterima oleh pihak Arab Saudi antara lain Moderna, AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Pfizer.

Wakil ketua DPR RI Sufni Dasco Ahmad menyebutkan bahwa dalam persiapan ibadah haji 2021, pemerintah Indonesia memang tidak membahas mengenai pelaksanaan vaksinasi untuk calon jemaah haji.

“Sementara kita tidak usah bahas (vaksin) itu dulu. Karena informasi terbaru yang kita dengar bahwa kita tak dapat kuota haji,” ujar Dasco.  

Dasco pun meminta agar pemerintah lebih memperhatikan perihal vaksin ini. “Nah ini jadi pelajaran buat kita supaya soal vaksin ini kita akan lebih perhatikan agar tidak terjadi hal-hal seperti ini,” ujarnya. *fyn

Join The Discussion